Nabi Sulaiman Alaihisslam (AS) adalah putra dari Nabi Daud AS. Sulaiman dikenal sebagai nabi yang sangat kaya dan memiliki kelebihan yang sangat jarang dimiliki nabi-nabi sebelumnya. Kelebihannya itu antara lain ia bisa berbicara dengan seluruh binatang dan burung-burung, menaklukkan angin, laut dan udara serta jin-jin pun tunduk dan patuh pada perintahnya. Kemuliaan dan kehebatan Nabi Sulaiman ini dapat dibaca pada surah An-Naml (semut [27] ayat 20-44).
![]() |
| Kerajaan Nabi Sulaiman AS (Ilustrasi) |
Sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran, Nabi Sulaiman adalah seorang raja yang memiliki kekuasaan sangat luas. Karenanya, ia terus berusaha memperluas wilayahnya. Suatu ketika saat ia mengumpulkan seluruh makhluk, ia tidak mendapati burung Hud-hud, sebab itu jika Hud-hud kembali ia harus bisa memberikan alasannya yang tidak memenuhi undangan dari Sulaiman. Tak berapa lama kemudian, datanglah burung Hud-hud dan memberikan sebuah kabar kepada Sulaiman, yaitu sebuah kerajaan yang besar yang dipimpin oleh seorang Ratu, namun tidak beriman kepada Allah. Kerajaan itu terletak di daerah Saba di Yaman Selatan.
![]() |
| Ratu Saba (Ilustrasi) |
Tertarik dengan cerita Hud-hud, Sulaiman kemudian meminta kepada salah satu diantara yang hadir untuk mengecek kebenaran kisah Hud-hud dan mengirimkan surat pada Ratu Saba yang bernama Bilqis. Singkat cerita, setelah menerima surat Sulaiman, ratu Saba pun kemudian mendatangi kerajaan Sulaiman yang terletak di Palestina. Sebelum ratu Saba tiba di kerajaannya, Sulaiman menanyakan kepada pembesarnya, siapa diantara mereka yang sanggup memindahkan istana Ratu Saba ke kerajaan Sulaiman, Jin Ifrit mengatakan bahwa dirinya sanggup melakukan sebelum Sulaiman beranjak dari tempat duduknya (QS An-Naml [27]: 39).
Lalu, salah seorang lainnya yang memiliki keluasaan ilmu pengetahuan menyatakan sanggup memindahkan istana ratu Saba sebelum Sulaiman mengedipkan matanya(QS An-Naml [27]: 40). Maka kemudian atas izin Allah, istana Ratu Bilqis berhasil dipindahkan. Sulaiman pun bersyukur atas karunia tersebut karena berhasil memindahkan istana Ratu Bilqis sebelum kedatangannya di kerajaan Sulaiman. Kemudian Sulaiman memerintahkan anak buahnya yang terdiri dari para jin untuk merubah sedikit bentuk istana ratu Saba tersebut.
Dan ketika ratu Saba tiba dan ditanyakan Sulaiman apakah istananya serupa dengan istana yang terletak di samping istana Sulaiman itu, Ratu Bilqis pun mengakuinya. Namun dengan adanya perubahan dan keindahan bangunan istana yang terbuat dari kaca, membuat ratu Bilqis mengangkat sebagian pakaiannya hingga terlihatlah kedua betisnya.
Yaman Selatan
![]() |
| Haikal Sulaiman (Ilustrasi) |
Berdasarkan keterangan Al-Quran maupun kisah-kisah yang terdapat dalam versi Yahudi dan Nasrani, Sulaiman (Solomon) memiliki kerajaan yang sangat istimewa. Kerajaannya dibangun dengan menggunakan ilmu teknologi yang sangat maju di masanya. Di istananya terdapat berbagai karya seni dan benda-benda berharga, yang mengesankan bagi semua yang menyaksikannya.
![]() |
| Wailing Wall (Tembok Ratapan) |
Dalam beberapa riwayat, hancurnya istana Sulaiman bukan karena runtuh tetapi diruntuhkan oleh orang-orang yahudi yang sombong dan angkuh. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran surah Al-Isra [17] ayat 4-7. Dalam hikayat lain disebutkan, istana Sulaiman menempati area yang luas dan megah, konon pintu istananya terbuat dari kayu zaitun dan cemara, lantainya terbuat dari kaca dan emas, warna bangunannya berwarna-warni seperti biru, ungu, hijau, kuning dan lainnya. Dalam versi Yahudi disebutkan warna biru mewakili langit sedangkan warna merah mewakili bumi, ungu kombinasi dua warna merupakan pertemuan dari langit dan bumi.
Selain istana Sulaiman, konon di lingkungan istana / haikal Sulaiman terdapat bangunan lainnya seperti gapura yang terletak di sebelah arah barat daya, istana ratu Bilqis, istana Sulaiman pintu gerbangnya memiliki 32 pilar. Selain itu ada pula ruang pengadilan, tempat tinggal para rahib, pintu masuk ke kuil lapangan atau alun-alun, dan lain sebagainya.
Dome of the Rock
![]() |
| Dome of Rock (Masjidil Al-Aqsa) |
Dan satu-satunya tempat yang bagus untuk pembangunan kuil itu terletak di Bukit Zaitun, diantara Masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock. Di tempat ini pemandangannya sangat bagus dan pembangunan kuil itu dianggap sangat penting oleh pihak Yahudi terutama pengakuan atas bangsa Yahudi.
Konon, kuil Sulaiman terletak di sebelah selatan Dome of the Rock, yaitu masjid yang dibangun oleh Khalifah Al-Walid dari Dinasti Umayyah. Tempat ini pernah dipakai shalat oleh Khalifah Umar bin Khattab. Ia kemudian meletakkan sebuah batu (the rock). Lalu oleh Abdul Malik diatas batu itu dibangun kubah yang kemudian dikenal dengan nama Dome of the Rock.
Wa Allahu A’lam.




.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Biasakan komentar yang bermutu.